Pada tanggal 22 Agustus, sebuah delegasi khusus yang terdiri dari anggota Pusat Layanan Industri Liaocheng dan Masyarakat Kecerdasan Buatan Liaocheng melakukan kunjungan penelitian ke Kota Yandian di Kota Linqing. Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk melakukan penilaian mendalam tentang keadaan adopsi kecerdasan buatan (AI) saat ini dalam industri bantalan, termasuk aplikasi praktisnya, kasus penggunaan di dunia nyata, dan persyaratan pengembangannya. Selain itu, delegasi tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kinerja operasional dan dampak dari “Otak Industri Bantalan”—sebuah platform terpusat berbasis AI yang dirancang untuk mendukung dan menyederhanakan transformasi industri.
Melalui studi lapangan komprehensif ini, delegasi mampu mengumpulkan wawasan berharga tentang bagaimana perusahaan lokal telah merangkul transformasi cerdas, tantangan yang mereka hadapi, dan peluang yang ada di masa depan. Kunjungan ini juga berfungsi sebagai platform untuk bertukar pengetahuan dan mengidentifikasi area potensial untuk integrasi teknologi lebih lanjut dan dukungan kebijakan.
Tim peneliti mengunjungi beberapa perusahaan manufaktur bantalan di Linqing, di mana mereka melakukan inspeksi langsung pada lini produksi dan mengamati integrasi teknologi AI dalam lingkungan manufaktur nyata. Kunjungan ini mencakup demonstrasi sistem kontrol kualitas berbasis AI, alat pemeliharaan prediktif, dan solusi logistik otomatis. Tim tersebut sangat terkesan dengan peningkatan efisiensi dan kemampuan pengambilan keputusan berbasis data yang dimungkinkan oleh sistem cerdas.
Selama simposium berikutnya, para pejabat dari Biro Industri dan Teknologi Informasi Linqing menyampaikan presentasi terperinci yang menguraikan lintasan evolusi industri bantalan lokal—dari upaya otomatisasi awal hingga fase manufaktur cerdas saat ini. Mereka menekankan fokus strategis kota dalam membina perusahaan-perusahaan yang terspesialisasi, canggih, khas, dan inovatif (sering disebut sebagai perusahaan “zhuanjingtexin” dalam kerangka kebijakan industri Tiongkok). Biro tersebut juga menyoroti kemajuan dalam membangun basis manufaktur cerdas, termasuk pendirian pabrik pintar yang dilengkapi dengan mesin berkemampuan IoT dan platform analitik AI.
Para ahli dari kalangan akademisi, industri, dan perusahaan teknologi berpartisipasi dalam serangkaian diskusi mendalam selama simposium. Topik utama meliputi penerapan model AI skala besar dan agen cerdas dalam manufaktur, strategi transformasi digital, metode untuk meningkatkan kemampuan ekspor melalui analisis pasar berbasis AI, dan pengembangan platform big data yang disesuaikan secara khusus untuk industri bantalan. Diskusi tersebut juga menyentuh pentingnya pengembangan talenta, keamanan data, dan kolaborasi lintas sektor untuk mempertahankan momentum transformasi cerdas.
Secara keseluruhan, kunjungan riset ini menggarisbawahi peran AI yang semakin penting dalam membentuk kembali sektor manufaktur tradisional dan menyoroti pendekatan proaktif Linqing dalam memanfaatkan teknologi cerdas untuk mendorong peningkatan industri. Wawasan yang diperoleh dari kunjungan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi keputusan kebijakan dan investasi teknologi di masa mendatang yang bertujuan untuk lebih mempercepat transformasi digital dan cerdas industri bantalan di kawasan ini.
Waktu posting: 31 Agustus 2025





